Jangan Remehkan Fans Layar Kaca

CIMG6785

Betapa terkejutnya saya ketika pertama kali ikut nobar (nonton bareng), ketika itu INTER vs MILAN (Derby della madonnina). Keterkejutan itu ketika melihat fanatisme yang tidak pernah saya sangka selama ini. Sebagai Interisti sejak kecil, saya memang mencintai Inter, sedih bahkan tangis ketika Inter kalah adalah sesuatu yang biasa. Saya merasa mungkin saya adalah orang yang paling mencintai Inter di negeri ini, tapi anggapan itu salah ketika bertemu dengan Interisti lain.

CIMG6763

Saya melihat orang nobar itu biasa, hanya nonton bersama, sayapun pernah nobar tapi piala dunia dan itu biasa, hanya bedanya banyak orang dan layarnya besar. Tapi alangkah terkejutnya ketika nobar dengan Interisti. Suasananya seperti sedang nonton langsung di stadion. Mereka membuat koreo (memegang potongan-potongan kertas dan membentuk sesuatu), menyalakan flaire, dan mereka hafal semua chant (coro) yang biasa dinyanyikan di stadion.

CIMG6816

Mereka chant tersebut dengan semangat seperti ingin menyemangati para pemain. Saya yang merasa Interisti sejati ketika itu merasa menjadi Interisti paling hina karena tidak satupun lagu yang bisa saya nyanyikan. Harus saya pelajari kembali di rumah, dan ternyata bahasa italy itu sulit. Keren sekali mereka menyanyikannya dengan suara bahkan yang dibuat mirip dengan orang italia.

CIMG6739

Ketika nobar pertama tersebut, nobarnya dengan Milanisti, mereka juga sama. Menyanyikan chant milan dengan baik dan penuh dengan semangat. Saling ejek memang terjadi tapi sama-sama mengerti itu dukungan tanpa harus ada kekerasan.

Selalu bersemangat jika nobar. Saya memang punya keinginan dari dulu untuk nobar tetapi letak rumah yang di desa tidak mendukung. Setelah pindah ke kota, disibukkan dengan kuliah, dan akhirnya bisa juga bergabung dengan Interisti lain setelah selesai kuliah.

CIMG6778

Ketahuilah bahwa fans layar kaca juga sama cintanya bahkan lebih mencintai klub keseyangannya meskipun tidak bisa menyaksikan langsung. Tidak menyaksikan langsung bukan karena tidak mau, tetapi karena jarak yang memisahkan. Jangan sekali-kali meremehkan fans layar kaca karena mereka bisa memberikan segalanya (dukungan, debat, pembelaan, dll) tanpa pamrih. Cinta adalah cinta. Layar kaca atau tidak, tetaplah cinta. Respect untuk semua tifosi.

10257930_850792964934885_819793127773420380_n

FORZA INTER!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s