Jangan Mau Dibohongi Pemberi Jasa (Tukang Servis/Petugas Kesehatan)

hati-hati-penipuan

Perbedaan pengetahuan yang jauh antara pelanggan dengan pemberi jasa memang memungkinkan adanya aksi penipuan yang tidak disadari oleh para pelanggan. Pelanggan yang “pasrah” dengan apa yang dikatakan dan disarankan oleh pemberi jasa kadang dimanfaatkan oleh oknum pemberi jasa. Jadi, anda dituntut untuk setidaknya sedikit mengetahui tentang apa yang ingin anda keluhkan agar kejadian pembohongan ini tidak terjadi meskipun tempat yang anda tuju sudah terpercaya.

Kejadian tersebut banyak menimpa orang di sekitar kita. Misyalnya teman saya pernah menyervis kendaraannya di salah satu bengkel resmi. Dia berniat hanya untuk menservis sepeda motornya, tetapi mekaniknya mengatakan bahwa olinya juga harus diganti karena sudah lama tidak diganti. Padahal kenyataannya teman saya tersebut tidak sampai seminggu mengganti olinya. Hal ini juga terjadi pada saya, oli saya masih terpakai dengan jarak 200an, tetapi tukang servisnya bilang harus diganti.

Kejadian yang banyak terjadi juga adalah ketika kita memperbaiki barang elektronik. Saran saya adalah servislah di tempat yang direkomendasikan oleh teman anda atau sudah anda kenal sebelumnya. Hampir semua teman saya termasuk saya mengalami kejadian ini ketika memperbaiki barang elektronik, ketika datang ke suatu tempat servis, kerusakan yang dibilang sangat banyak hingga memerlukan biaya yang cukup mahal, tetapi setelah pindah ke tempat servis lain, tidak ada kerusakan yang berarti. Contohnya salah satu teman saya kemarin ingin menservis Handphone(Hape/HP)nya di galeri resminya, mereknya hape korea yang sekarang paling laris. Di situ hape teman saya dibilang rusak parah dan harus mengganti berbagai komponen yang biayanya diatas 400rb, Kemudian teman saya pindah ke tempat servis yang direkomendasikan oleh temannya, dan apa yang terjadi kemudian, hanya terjadi kesalahan sedikit tanpa mengganti komponen, biayanya pun hanya 20rb rupiah.

Kemudian pada pelayanan kesehatan, pengetahuan antara dokter atau petugas kesehatan lainnya sangat mungkin terjadi. Dan ini memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh petugas kesehatan. Misyalnya pada saat kelahiran, banyak pelayan kesehatan yang justru menyarankan menggunakan susu tertentu untuk bayi, padahal jelas bayi itu membutuhkan ASI Eksklusif. Para petugas kesehatan biasanya mendapat bonus dari produsen susu tertentu jika menjual produknya, itu salah satu yang membuat mereka tergiur untuk menganjurkan susu formula. Orang tua yang khawatir karena ASI tidak keluar semakin meningkatkan peluang ini, padahal yang harus dilakukan ketika ASI tidak keluar hanya meletakkan bayi di dekat puting si ibu agar dapat merangsang ASI untuk keluar, karena itu sudah alamiah dan sudah dilakukan penelitian. Dengan tangisan bayi dan perasaan ibu yang ingin menyusui anaknya, maka ASI akan keluar.

Itulah beberapa yang harus anda waspadai, banyak oknum (tidak semua) yang memanfaatkan ketidaktahuan kita tentang sesuatu sehingga memungkinkan pihak pemberi jasa meningkatkan penghasilan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s