Logan, Orang Pertama Pemberi Nama INDONESIA

INDONESIA

Penyebutan nama daerah di Asia dulunya sangat banyak. Bangsa eropa pernah menganggap bahwa Asia hanya terdiri atas orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Mereka menyebutkan bahwa semua daerah antara Persia dan Tiongkok sebagai Hindia. Oleh karena itu, kita lama melekat dengan nama nama Hindia. Bahkan dalam penjajahan Belanda, nama kita masih kental dengan nama Hindia Belanda.

Karena nama Hindia terlalu banyak, maka pada tahun 1850, Earl yang berkebangsaan Inggris menerbitkan artikel yang menyebutkan istilah Indunesia dan Malayunesia karena memiliki karaktersitik yang berbeda. Arti dari nesia berasal dari kata “nesos” dalam bahasa yunani yang berarti pulau. Dalam tulisannya menyebutkan bahwa orang Kepulauan Hindia dan Kepualauan Melayu akan menjadi orang Indunesia dan orang Melayunesia. Earl sendiri lebih menyukai menggunakan kata Melayunesia daripada Indunesia.

Earl adalah seorang redaksi majalah yang dikelola oleh James Richardson Logan. Logan menilai harus ada nama Indonesia, karena dianggap nama yang penting sebagai pengganti Indian Archipelago (Kepulauan Hindia) yang dianggap sangat terlalu panjang dan membingungkan. Logan menulis artikelnya dan menamakan Indonesia dengan mengubah kata dari Indunesia yang ditulis oleh Earl, mengganti hurup U menjadi O, supaya dapat diucapkan lebih baik.

Nama Indonesia sebenarnya hanya penggantian, tidak mengubah makna dari kepulauan India karena orang eropa terlanjur mengenal kepulauan kita sebagai kepulauan Indian. Logan semakin gencar menggunakan istilah Indonesia dalam berbagai tulisannya, hingga akhirnya menyebar ke kalangan para ilmuwan etnologi dan geografi.

Pada tahun 1984, Ilmuwan etnologi, Adolf Bastian yang merupakan guru besar Universitas Berlin menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (“Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu”). Para sarjana menganggap bahwa pada saat itu istilah Indonesia berasal dari Bastian, padahal Bastian mengambil istilah dari tulisan Logan. Sejak saat itu istilah Indonesia semakin populer. Orang pribumi pertama yang menggunakan nama Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) pada tahun 1913.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s