Syarat dan Alur Pembuatan SKCK

SKCK

SKCK merupakan kepanjangan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Ini biasa digunakan untuk melamar pekerjaan atau tes CPNS, untuk memastikan anda tidak pernah terlibat kasus di masa lalu.
Pembuatan SKCK bisa dilakukan di dua tempat yaitu Polsek atau Polres. SKCK Polsek hanya bisa digunakan untuk melamar pekerjaan di instansi Swasta, sedangkan SKCK keluaran Polres dapat digunakan lebih luas baik Negeri maupun Swasta (lebih baik menggunakan SKCK Polres).

Syarat pembuatan SKCK adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP 2 lembar
  2. Pas Foto 4×6 sebanyak 8 lembar (lebih lebih baik untuk jaga-jaga)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga 1 lembar
  4. Surat rekomendasi dari polsek setempat (untuk SKCK Polres)
  5. Surat rekomendasi kepala desa

Alur pembuatan SKCK:

  1. Siapkanlah fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga, dan pas foto 4×6 sebanyak 8 lembar
  2. Membuat surat rekomendasi dari kepala desa setempat. Saya  kemarin lupa akan hal ini tetapi tetap diperbolehkan walau tanpa rekomendasi kepala desa. Untuk amannya anda tetap membuat,. Proses pembuatan sekitar 5-10 menit dengan biaya 0-5000 rupiah (tergantung desanya).
  3. Pergi ke Polsek untuk meminta surat rekomendasi ke Polres. Proses pembuatannya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Waktu tersebut terpakai untuk mengisi formulir dan pengetikan surat oleh Polisi yang bertugas. Di Polsek akan diminta 2 buah Foto dan selembar KTP. Biaya rekomendasi ini sejatinya sama dengan pembuatan SKCK Polsek (10.000), jika anda mau menunggu, tidak ada salahnya untuk membuat SKCK Polsek juga. Tetapi saya sarankan untuk membuat surat rekomendasi saja karena fungsi SKCK Polsek yang hanya terbatas.
  4. Melakukan cap sidik jari di Polres. pemeriksaan sidik jari memerlukan waktu sekitar 15-20 menit. Waktu tersebut digunakan untuk melakukan penulisan formulir, cap sidik jari, dan pencatatan rumus sidik jari oleh petugas. Foto yang diminta adalah sebanyak 2 lembar.
  5. Pergi ke loket pembuatan SKCK. Disini memerlukan waktu yang lumayan lama sekitar 30 menitan. Mengisi formulir dengan jumlah sekitar 3 lembar Folio dan menyerahkan Pas foto 4 lembar, Fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, Surat rekomendasi Polsek, dan surat rekomendasi dari kepala desa. kemudian setelah jadi, kita harus memfotokopi sebanyak 10 lembar untuk dilegalisir. Biaya pembuatannya adalah 20.000 rupiah, tetapi ada juga teman saya yang hanya 10.000 rupiah. Kemungkinan tergantung peraturan setempat.

Masa berlaku SKCK 3 sampai dengan 6 bulan, tergantung Polres setempat, dan bisa diperpanjang sebelum setahun masa pengambilan. Perpanjangan ini lebih mudah karena tidak memerlukan pemeriksaan sidik jari lagi.

Demikianlah Syarat dan Alur pembuatan SKCK. Semoga bermanfaat.

Iklan

3 thoughts on “Syarat dan Alur Pembuatan SKCK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s