Di Ujung Belati

Aku berjalan diujung belati
Terus menapaki sendunya malam
Mata tak sanggup merekah sambut rembulan
Hanya tersisa puing bak pecahan beling yang mencoba pecahkah butiran garam

Aku harus memilih luka atau luka
Harus memilih duka atau duka
Harus sedih atau sedih
Sakit atau sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s