Selimut malam

Seperti lintah yang mengikis balutan tipis selimut tulang

begitu kejam bagai bayang yang tak lelah mencari arti kesempurnaan

sendiri dalam gumpalan kertas kosong kehidupan

pancaran getar sang nadi mengalahkan sepi wajahnya

suatu hari mungkin sang pencakar angin akan menyejukkan

suatu hari juga mungkin tulang kurusnya menjadi jilatan anjing

sorotan mata yang tak bisa memendam robekan derai kekosongan

selaraskan dinginnya malam dengan sengatan terik di esok hari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s