Pistol DNA yang dapat menandai penjahat dan pembuat onar kerusuhan

article-0-17250EC4000005DC-346_634x347

Perusahaan senjata di inggris bernama Selectamark telah menciptakan senjata yang bisa mendeteksi keberadaan seseorang selama beberapa minggu dengan deteksi DNA. Pistol tersebut dalam penampakannya tak ubahnya seperti sebuah pistol mainan. Tetapi ini merupakan sebuah inovasi yang memudahkan polisi untuk mendeteksi penjahat dan perusuh selama berminggu-minggu dengan menggunakan palet DNA dengan menandai pakaian dan menembus kulit. senjata ini lebih bisa disebut sebagai senjata penanda karena memang tidak seperti senjata pada umumnya yang dapat mengeluarkan peluru dan melumpuhkan lawan.

senjata ini terinspirasi dari banyaknya aksi huru hara di inggris dan ini akan membantu polisi berada dalam jarak aman ketika terjadi insiden. dengan teknologi ini, polisi dapat menangkap pelaku setelah insiden. Teknologi DNA High Velocity Tagging System ini dapat menembakkan pelurunya sejauh 40 km, Setiap peluru beratnya kurang dari satu gram dan memiliki kode DNA yang unik. Andrew Knights dari Selectamark yang dilansir Dialymail mengatakan “peluru akan meninggalkan jejak DNA sintesis yang memungkinkan pihak berwenang untuk mengkonfirmasi keterlibatan seseorang dalam situasi tertentu dan menuntut mereka (dengan bukti tersebut, penulis)”.

Pistol DNA tersebut mempunyai dua bentuk, yaitu senapan dan pistol biasa yang mampu memuat 20 peluru.

article-0-17250E91000005DC-497_634x408

Pistol ini sangat dapat digunakan ketika petugas kepolisian tidak dapat mengikuti dan menangkap pelaku pada saat pengejaran. penandaan DNA dapat diketahui dengan menggunakan sinar UV dan dirancang untuk memastikan petugas untuk menangkap orang yang tepat.

Selain di inggris, pistol ini rencananya akan dijual ke berbagai negara juga. “Kami sedang dalam pembicaraan dengan beberapa pasukan polisi Inggris, dan lainnya di seluruh dunia” kata Jason Brown dari selectamark yang dilansir Dailymail.

Pistol ini juga dilengkapi dengan laser, video dan audio.

Setiap peluru dalam sistem DNA Velocity Tagging memiliki kode DNA yang unik, yang berarti bahwa seorang penjahat yang ditembak oleh salah satu peluru, dapat ditelusuri kembali ke adegan menggunakan tanda tangan forensik tertentu.

Rincian kode dicatat pada database kepolisian sehingga ketika DNA ditemukan pada tersangka dapat cocok dengan insiden.

article-2268038-07A0501E000005DC-268_306x378

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa DNA dalam peluru benar-benar sintetis sehingga jumlah kode unik adalah terbatas. Sistem itu tidak dapat di hack karena sebelumnya kode kunci’  khusus diberlakukan untuk mengidentifikasi DNA. hal ini berarti bahwa jenis kode yang telah dibuat oleh polisi tidak dapat disalin atau dibuat oleh pihak ketiga.

Untuk lebih jelasnya bisa langsung mengunjungi DailyMail

Oleh : Muhammad Rofiqi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s